Kamis, 30 Januari 2014

Memory 1 Desember 2009

Aku bagai lentera kehilangan cahyanya
entah redup oleh siapa dan entah
bermuara di samaudera yang mana
terlalu lama menjauh bagai air yang
tertampung pada bak yang bocor tak
ada rasa.. tak mampu lagi bersuara..
wahai dewi fortuna.. ubahlah segalanya...
aku hanya izinkan satu cahaya yang
menerangiku satu cahaya yang utuh pada
jiwa dan hati yang satu aku tak mau
buta dalam memilih cahaya untuk
lentera hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar