Senin, 28 Maret 2011

Karena mu

Senyum ini kini tak bebas. Kau mungkin bisa melihat aku tertawa, namun dibalik gelak tawa ini aku kian menyembunyikan kerapuhan ku, dan itu karenamu
Dulu,
Senyumku semata untuk membahagiakanmu
Dan kini,
Senyum itu kaku, karena kebahagiaan itu telah kau hancurkan
Apa kau mengerti, air mata ku terurai karena mu?
Dulu , kau yang mengusap setiap tetesan emosi
Namun kini…
Dia menetes karena berat membencimu
Tapi,
Rasanya hati ini
ingin terus mencintaimu
dan ku belajar tuk patrikan diri ini dengan berkata
aku tak boleh rapuh..!

Sedih, terlintas
Saat kau membutuhkan semangat, aku pun hidup dalam kehidupan mu
Aku menanti setia untuk selalu menunggu kehadiranmu
Aku relakan jiwa ku terbang untuk menjumpaimu pada tiap harinya
Walau dalam gelap malam yang tercipta hanya sebatas do'a
Dari seberang kota
Berharap angin menyampaikan pada tuhan
Agar kau kembali menemaniku
Bersama kita merajut indahnya kehidupan
Dalam hidup yang nyata, bukan sekedar imipian yang tak berujung..

Dan ternyata
itupun bukan impian lagi
Tuhan mendengar pinta kita,
Kau bangkit dan mewujudkan semua angan kita bersama

Namun tidak !!

Tak pernah terbayangkan
Ini berjalan tak lama
Hanya sesaat dan terus menghilang
Dan menghilang ..
Kini…
aku harus tetap bertahan, bertahan dalam kehampaan
Karena mu

Asri Gushafiana
Fiy 26 April 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar